Posts

Showing posts from October, 2015

Motivasi: Seberapa tinggikah kita dapat melompat?

Image
How high can you jump? Dalam suatu percobaan, dimasukkan seekor kutu ke dalam sebuah toples. Pada awalnya, kutu tersebut berusaha melompat keluar sekuat tenaga, setinggi dan sesering mungkin. Setelah keluar dari toples. Peneliti memasukkan dia kedalam toples yang tertutup. Kutu tetap berusaha melompat keluar dari toples, namun apa daya setiap upayanya selalu terbentu tutup toples. Semakin kuat lompatannya semakin terasa sakit kepalanya, dan pada akhirnya semakin kuat pula keyakinannya   ia tidak akan bisa keluar. Suatu ketika ttu toples dibuka. Sang kutu masih tetap mencoba melompat keluar, tetapi kini lompatannya tidak sekencang dan tinggi lagi, hanya sampai ujung toples. Mereka tidak bisa keluar. Inilah yang dinamakan self-limiting belief. Padahal jika kutu tersebut melompat kencang dan tinggi seperti pertama kali, mereka pasti bisa keluar dari toples. Kesimpulannya begitu sikutu mengkondisikan dirinya untuk melompat hanya setinggi toples, hasilnya bisa anda teb...

Motivasi: Lepas dari belenggu Pikiran

Image
Self-limiting belief Bagaimana caranya gajah-gajah liar dan bertenaga besar bisa diatur manusia? Bagaimana cara mengendalikan gajah-gajah tersebut? Caranya, para pelatih gajah memasukkan “program” ke dalam pikiran gajah ketiga gajah itu masih sangat muda. “program” dimaksud adalah menciptakan rasa berbelenggu dibenak para gajah (self-imposed limits). Bagaimana cara kerjanya? Ketika para gajah tersebut masih sangat muda, dengan berat sekitar 150 kg, mereka diikat dengan beberapa utas rantai yang sangat besar, berat dan kuat. Kemudian, rantai tersebut diikat pada sebuah tonggak besar yang tidak dapat digerakkan. Setiap hari gajah tersebut berusaha melepaskan diri dari belenggu dan keerbatasan ini, dari rantai tersebut. Bahkan sesekali mereka mencoba memutuskan rantai ini dengan cara menggigitnya. Namun apa daya, rantai tersebut sangat besar dan kuat, mereka tetap terbelenggu. Pada suatu ketika mereka merasa lelah dan akhirnya menyerah pasrah pada keadaan, meraka putu...

Motivasi: Antusias

Image
  Seorang ibu memiliki dua orang anak kembar berumur sekitar 10 tahun. Faktanya, kedua anak ini memiliki attitude yang sangat bertolak belakang. Anak yang satu berjiwa pemalas dan lemah semangat, sedangkan yang satunya lagi selalu penuh semangat dan antusias. Untuk menguji perilaku kedua anaknya, sang ibu memasukkan mereka masing-masing kedalam dua kamar berbeda.  Mereka didiamkan beberapa saat dan dikunci dari luar kamar. Untuk anak pertama, sang ibu memasukkan bermacam-macam mainan ke dalam kamarnya, mulai dari mainan elektronik, puzzle, boneka, dan lain sebagainya. Untuk anak yang kedua, kamarnya dikosongkan. Bahkan ditengah-tengah kamarnya diletakkan kotoran kuda. Kemudian kamarpun dikunci. Setelah beberapa saat, kamar anak yang pertama dibuka. Sang ibu terkejut, karena anaknya sedang menangis dipojok kamar. “ada apa nak? Bukankah ibu sudah berikan banyak mainan untukmu?" Tanya sang ibu. Si anaknya menjawab, “iya bu, mainan banyak, tapi aku tak ada teman berma...

Motivasi God is not fair?

Image
  Suatu perlombaan lari 400 meter diadakan untuk menguji siapa manusia yang paling cepat didunia. Lomba tersebut merupakan perlombaan yang paling diminati oleh seluruh penonton sehingga semua orang menunggu dengan antusias. Lomba ini diikuti oleh tiga orang atlet hebat di nomor lari 400 meter. Semua peserta lomba mulai dari garis start yang sama, menempuh jarak yang sama, dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadi orang yang paling cepat mencapai garis finish.  Setelah bersiap, tanda perlombaanpun dimulai. Sang wasit menembakkan pistor ke udara , 3…2…1, tar!!! Semua peserta secepat kilat berlari menuju garis akhir, dan berusaha saling mendahului satu sama lain. Sorak sorai penonton yang begitu bergemuruh menambah seru jalannya perlombaan. Tiba-tiba, terjadilah hal diluar dugaan. Pada tikungan kedua dilintasan, dua orang atlet saling bersinggungan satu sama lain, dan arena gesekan tersebut keduanya menjadi sedikit terganggu kecepatannya dan terhambat sebentar. P...

Motivasi - Apa yang menjadi Fokus kita?

Image
What is your focus?  Kisah seorang ibu dan anaknya yang baru berusia 7 tahun yang kegemarannya menyantap ikan bandenga goring. Seperti anda tahu, ikan bandeng adalah ikan lezat yang memiliki banyak sekali duri-duri halus, hal ini sangat berbahaya bagi anak kecil. Setelah sang ibu memisahkan daging dari tulang-tulang ikan, barulah ia memberikannya kepada sang anak.  Pada suatu ketika, sang ibu tidak memisahkan daging dari tulang ikan, ia langsung memberikan kepada sang anak, dengan tujuan agar sang anak tersebut mau belajar. Setelah sekian lamanya anak kecil ini berusaha memisahkan tulang-tulang dari daging ikan, ia akhirnya putus asa juga. "Tidak bisa bu, aku nggak bisa makan, kebanyakan tulangnya", ujar sang anak. Sang ibu dengan tenang berkata, "nak kamu coba lihat, banyak mana daging atau tulangnya?" "Tentu banyak dagingnya, bu", timpal anaknya. Nah kamu tahu mengapa kamu tidak bisa? Itu karena kamu terlalu berfokus pada tulangnya dan tid...

Motivasi - The Grumpy Old Man

Image
Kisah seorang kakek yang berjanggut panjang dan hidup di sebuah desa. Kakek ini memiliki dua orang cucu yang tinggal bersamanya di gubuk kecil. Pada suatu ketika sang kakek tertidur pulas diranjang didalam kamarnya. Pada saat itulah kedua cucunya melakukan hal yang cukup kurang ajar, mereka mengoleskan potongan kotoran ayam yang bau ke janggut sang kakek.  Pada sore harinya sang kakek terbangun dan mencium bau terasi yang tak sedap disekelilingnya. Sambil bersungut marah, ia berteriak waduh kamar ini sangat bau. Ia kemudian mencoba untuk menemukan sumbernya, kemudian ia beralih keruangan lainnya.  Bau kotoran ayam terus dirasakan oleh kakek walaupun ia tidak menemukan sumbernya diruang-ruang luar kamarnya. Akhirnya keluarlah ia dari rumah dan bau kotoran ayam tersebut tetap terasa, dan semakin terasa. Diluar rumah, sang kakek akhirnya berteriak “ dunia ini bau kotoran ayam” Hakikatnya, “kotoran ayam” itu ada pada diri kita sendiri bukan pada lingkungan kita. J...