Mendorong Perubahan
Mendorong Perubahan dan Membiasakan Budaya Mutu Sebagai Kepatuhan
Kita secara konsisten selalu berhadapan dengan perubahan dan secara alami reaksi manusia terhadap perubahan tersebut adalah resistensi. Mengatasi resistensi dari perubahan dan dorongan terhadap Kualitas – Budaya Kepatuhan adalah tugas yang paling menantang yang kita hadapi. Konsep utama untuk memahami ketika bekerja dengan inisiasi perubahan ialah bahwa perubahan tidak akan diterima sampai suatu upaya kesepakatan yang baik telah dikeluarkan pada saat awal informasi disediakan.
Terdapat banyak alasan untuk tidak menerima perubahan:
- Adanya penyimpangan persepsi individu terhadap situasi yang dibawakan
- Pengalaman sebelumnya dari bentuk perubahan tersebut
- Yang paling penting – ketakutan tanpa sebab
Jadi untuk mendorong perubahan dan membawa budaya mutu sebagai kepatuhan, setiap orang harus melakukan beberapa gagasan berikut:
- Gagasan kualitas ditunjang dengan data
- Memberikan pelatihan dan perbaiki proses
- Gagasan melibatkan semua orang dan mendorong mereka untuk mengeluarkan ide-idenya
- Berkomunikasi dengan kerendahan hati dan menghargai opini orang lain
- Lakukan pelatihan dan asesmen singkat secara berkala
Terdapat tiga “K” dari Kepatuhan, sebagai basisnya, 3 elemen penting dan berkelanjutan:
- Komunikasi
- Konfirmasi
- Koreksi
Kita harus mematuhi semua persyaratan yang diperlukan dan menyediakan bukti kepatuhan terhadap pelanggan sehingga mereka bisa mengandalkan kita. Kita tidak hanya menghasilkan laporan kepatuhan yang dibutuhkan; kita menggunakannya untuk mengukur peluang kita untuk perbaikan dan progress kita terhadap pencapaian tujuan dan memberikan kepastian.
Semoga kita bisa maju dan bisa beradaptasi dengan lingkungan perusahaan dan mendukung dalam setiap perubahan-perubahannya. amin!

Comments
Post a Comment